Selasa, 19 Agustus 2008

Aku Goyah

Hidup ini bagaikan terjapit antara surga dan neraka
Banyak pilihan yang tersedia

Makanya, harus pinter milih. Sekali salah pilih,,, bisa terjerumus atau sesal menghampiri.

Ini dia,,, menjadi yang kupikirkan selama ini. Sesuatu yang membuat pendirianku goyah.

Antara keinginan dan iman. Aku pengen pergi ke Eropa, khususnya Paris. keinginanku itu sudah muncul dari dulu. Tapi, suatu kabar menjatuhkanku. Boro-boro ke Eropa,, ke luar negri aja dipersulit :( Bukan masalah administrasi. Tapi, aku terpaksa buka jilbab ! Masya Allah. Kenapa aku harus gini ? Aku sudah nggak bisa menentukan pilihan karena ini program sekolah yang sudah fixed. Jadi, aku telah ke luar negri dengan foto paspor + visa sialan. Tau kan kenapa... bagi wanita juga dituntut yang sama-sama apes untuk foto visa. Selain itu, aku dapet info dari Tanteku yang pernah ingin pergi ke Paris. Beruntunglah beliau. Foto passport masih diperbolahkan berkerudung. Tapi, ironisnya dengan foto passport seperti itu, dia nggak boleh masuk negara sekuler itu. Itu karena peraturan negara yang melarang passport pendatang dengan tutup kepala. Wajar tantu ku bilang kalau Perancis adalah negara sialan. (Emang, di sisi toleransi) Fuck to the hijab banning !!!

Di sisi lain, aku pengen ke benua itu. Pengeeeen banget. Tapi, jika ditanya aku akan menjadi apa di sana ? Aku akan melakukan apa di sana ? Aku belum bisa jawab. Aku sudah terlanjur jatuh cinta dengan Eropa, khususnya Perancis. Aku terlanjur belajar bahasa itu ! Sebenarnya, aku nggak punya alasan pasti mengapa aku punya keinginan kuat ke sana. Tapi ada beberapa pendorong. Antara lain, penasaran dengan budayanya, cowok-cowok yang ganteng & cewek-cewek yang cantik secara umum, yang spesial adalah Islam sedang berkembang pesat di situ ! Itulah magnet terbesar bagiku. Aku bahkan punya beberapa temen virtual dari Eropa yang juga seorang mu'allaf. Subhanallah...
Sangatlah menarik. Di benua yang cenderung keras dengan Islam. Sial, di sana ada larang memberi pelajaran agama, apalagi agama Islam. Sial sial sial, nyebahi... Tapi, justru itu yang membuat menarik. Kan muslim-muslim di sana justru cenderung lebih solid di tengah kerasnya hidup beragama.

Semua yang buat aku goyah. Mungkin kalian anggap aku terlalu berpikir dalam, ini masalah sepele, ini nggak usah dipikirin & tinggal ambil langkah cepat, atau masih ada informasi yang belum aku ketahui & sudah kucerna duluan hingga aku menjadi goyah seperti ini.

Ini antara keinginan & mempartahankan diri. Aku nggak mau ambil langkah praktis. Harus ada pengalaman yang jadi pedomanku untuk ambil keputusan.

Minta pendapat pembaca yaa... aku harus gimana ?

1 komentar:

Anonim mengatakan...

bagaimana??

karena manurutku kmu pingin bner2 prgi ksana yaa
lgsg aja ksana...soalnya emang klo lama2 mlh jd beban utkmu...

tp klo lama2..bsa2 jilbab banning bsa tdk diberlakukan lagi..karena yaa...kn kmu sndiri yg blg klo Islam lg berkembang dsna...

klo kmu sabar tunggu aja smpai jilbab banning d hilangkan...kn jd lbih enak ksananya...berdoa aja biar dihapus tu peraturan

hwehehehhe...byk bner nih komennya...wes wae ah

_shinn_